Mengenal Bisnis Ekspor Makanan dan Langkah-Langkahnya

Industri makanan adalah salah satu sektor yang terus menunjukkan perkembangan positif. Terlebih selama pandemi covid-19, industri makanan bisa tetap bertahan dibandingkan sektor lainnya. Karena makanan termasuk kebutuhan dasar manusia dan menjadi konsumsi sehari-hari. Bukan hanya untuk menambah asupan, bisnis makanan saat ini semakin populer karena dikemas dengan berbagai sentuhan inovasi dan kreativitas. 

Baik di mall-mall besar, restoran mewah, tempat wisata hingga di pinggiran jalan, bisnis makanan menguasai tempat-tempat tersebut. Namun tidak banyak yang bisa sampai ke taraf internasional. Padahal bisnis makanan di Indonesia sangat berpotensi besar untuk bersaing di pasar ekspor. 

Potensi Ekspor Makanan 

Bagi suatu negara, ekspor merupakan penyokong perekonomian karena menjadi salah satu sumber utama penerimaan devisa. Dan pada dasarnya setiap negara tidak akan mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Inilah yang memicu adanya perdagangan internasional agar negara-negara di seluruh dunia bisa dengan mudah untuk saling mengisi kekurangan satu sama lain melalui pertukaran barang.

Dan yang banyak berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui ekspor, salah satunya adalah industri makanan. Karena Indonesia kaya akan sumber daya alamnya sehigga mampu meningkatkan hasil produksi untuk produk komoditas makanan dengan bahan baku yang melimpah.

Besarnya potensi makanan untuk merambah ke pasar dunia dibuktikan melalui  Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Sebuah perjanjian perdagangan bebas bentukan ASEAN dan Indonesia terrgabung di dalamnya. Di pasar RCEP, industri makanan Indonesia mampu bersaing secara kuat dengan negara-negara yang lain kecuali negara Jepang, Australia, Korea, Laos dan Kamboja.

Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Ekspor Makanan

Bisnis ekspor makanan tidak hanya berpeluang bagi para pengusaha besar. Saat ini, skala UMKM pun sangat mungkin memasuki pasar dunia. Namun masih banyak yang belum memahami bagaimana kebijakan dan prosedur ekspor itu sendiri.

Berikut ini ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan untuk menjalankan bisnis ekspor makanan. 

1. Pahami Persyaratannya

Ketahui terlebih dahulu syarat-syarat yang harus dipenuhi agar produk makanan bisa diekspor ke luar negeri :

  • Produk makanan harus dalam bentuk kemasan dan berasal dari produsen asli bukan tiruan.
  • Sudah terdapat barcode resmi pada kemasan karena akan didata menggunakan sistem digital.
  • Produk makanan sudah ada sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) maupun label Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
  • Kemasan produk makanan memuat tanggal kadaluarsa (expired) dengan minimal masa simpan yaitu 6 bulan dan tidak boleh kurang.
  • Produk dalam kemasan yang tidak mudah rusak dan tersegel. Untuk menghindari makanan cepat rusak atau basi.
  • Pada kemasan tercantum informasi nilai gizi dan komposisi yang terkandung dalam makanan.

2. Beginilah Langkah Ekspor Produk Makanan 

Setelah memenuhi persyaratan di atas, kamu harus memperhatikan langkah-langkah yang ada di bawah ini :

  • Pastikan produk makanan bukan termasuk barang yang dilarang oleh pemerintah maupun negara tujuan ekspor. Kamu bisa mengakses situs resmi Lembaga National Single Window di www.insw.go.id untuk mengetahui informasi barang-barang yang bisa diekspor beserta pajaknya. 
  • Lakukan promosi untuk menjangkau konsumen di luar negeri melalui e-commerce global atau website toko online. 
  • Siapkan dokumen kontrak jual beli antara penjual dan pembeli (sales contract). Dokumen ini mencakup jumlah produk, harga, cara pengangkutan, dan lain sebagainya. Dan berfungsi untuk mencairkan dana letter of credit (L/C) di bank. 
  • Jika pembeli menggunakan metode pembayaran CIF atau Cost, Insurance and Freight, maka asuransikan barang yang dibeli tersebut.
  • Sebelum mengirim produk makanan ke pembeli, kamu harus mempersiapkan sejumlah dokumen seperti commercial invoice, purchase order, dan dokumen ekspor.
  • Siapkan biaya dan pilihlah metode pengiriman barang yang akan digunakan. Sistem pengiriman bisa dilakukan melalui jalur udara, laut, maupun darat. Pastikan bahwa moda transportasi yang kamu pilih sesuai dengan jarak tempuhnya untuk menghindari produk makanan rusak atau basi saat di perjalanan. 
  • Informasikan kepada pihak Bea Cukai dengan membawa dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) serta dokumen-dokumen pelengkap lainnya. Kamu bisa langsung menyiapkan pengiriman barang jika sudah disetujui oleh Bea Cukai.
  • Langkah terakhir yaitu pemeriksaan dokumen dan pencairan dana jika pembeli menggunakan sistem L/C. Barang bisa diterima oleh pihak pembeli jika pembayaran dan pemeriksaan kelengkapan dokumen sudah dilakukan.

Daftar Makanan yang Berpotensi Laris di Luar Negeri

Ini dia produk makanan yang banyak dicari di luar negeri :

1. Kopi Instan

Indonesia termasuk salah satu negara penghasil kopi terbesar. Kualitasnya pun tak diragukan lagi dan sudah banyak diakui oleh dunia. 

2. Makanan Ringan

Bahan pangan yang melimpah di Indonesia bisa diolah menjadi apa saja, termasuk makanan ringan. Misalnya, keripik singkong, kerupuk ikan, dan biskuit. 

3. Saus Sambal

Saus sambal di Indonesia lebih bervariasi dan banyak dicari di luar negeri. Ada saus sambal terasi, saus sambal bangkok, saus pedas manis, dan lain-lain.