Ini Dia Kota di Indonesia dengan Biaya Hidup Termahal

Beberapa waktu lalu, BPS menerbitkan 10 kota termahal untuk ditinggali di Indonesia. Hasil ini berdasarkan Survei Biaya Hidup (SBH) BPS 2018. Tingginya biaya hidup dipengaruhi oleh beberapa faktor. 

Pada umumnya semakin padat suatu kota, semakin mahal pula biaya hidup karena harga kebutuhan pokok semakin tinggi. Sebagai informasi, rata-rata total pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan oleh konsumsi satu anggota keluarga selama sebulan. 

Sedangkan rata-rata total pengeluaran rumah tangga berarti biaya yang dikeluarkan oleh konsumsi suatu keluarga selama sebulan. Berikut 10 kota termahal untuk ditinggali di Indonesia berdasarkan rata-rata total pengeluaran per kapita dan rata-rata total pengeluaran rumah tangga.

Jakarta

Kota pertama yang menjadi kota dengan biaya hidup paling mahal di Indonesia adalah Jakarta. Dimana Nilai IHK dari kota ini memang sangat tinggi, yakni 7.5 juta yang pastinya membuat kebutuhan jauh lebih besar dibandingkan daerah lainnya.

Apabila Anda ingin tinggal di Jakarta, Anda membutuhkan uang setidaknya 4,5 juta hingga 8 juta rupiah per bulannya untuk bisa bertahan hidup. Sudah bukan sebuah rahasia lagi bila Jakarta merupakan pusat segala aktivitas ekonomi, politik sampai dengan hiburan di tanah air.

Di Jakarta, Anda bisa menikmati beragam fasilitas serta prasarana apapun yang akan mempermudah kegiatan sehari-hari. Jadi, walaupun biaya hidup di Jakarta tinggi, namun fasilitas yang disediakan jauh lebih lengkap dibandingkan daerah lain.

Jayapura

Kota selanjutnya dengan biaya hidup yang tinggi adalah Jayapura, ibukota dari Papua. Dengan IHK sebesar 6,9 juta rupiah, tentunya untuk hidup disana Anda memerlukan setidaknya 4 juta sampai 7 juta rupiah per bulannya.

Anda pasti membayang jika di Papua segalanya lebih murah. Padahal untuk bisa menikmati segelas es teh manis saja, Anda harus mengeluarkan uang 10 ribu – 12 ribu rupiah dan harga seikat sayur disana bisa mencapai 10 ribu rupiah.

Ini disebabkan Jayapura tidak menghasilkan atau memproduksi kebutuhan pokok secara mandiri dan harus mendatangkan terlebih dahulu dari Jawa menggunakan pesawat atau transportasi lainnya, dimana hal ini membutuhkan biaya yang cukup besar dan pastinya akan mempengaruhi harga jual.

Ternate

Selanjutnya adalah Ternate, wilayah yang ada di Indonesia bagian timur ini merupakan kota ketiga dengan biaya hidup tertinggi di tanah air. Ternate sendiri adalah ibukota dari Maluku Utara dengan nilai IHK mencapai 6,5 juta rupiah.

Penyebab tingginya biaya hidup di Ternate ini tinggi kurang lebihnya sama dengan Jayapura, yaitu mereka tidak memproduksi sendiri kebutuhan pokoknya dan harus mendatangkan semuanya dari wilayah Jawa. Sudah pasti akan sangat tinggi, mengingat biaya transportasinya yang mahal.

Depok

Siapa sangka Depok masuk dalam kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia. Dengan nilai IHK mencapai 6,3 juta rupiah, sedikit lebih rendah dibandingkan Ternate. Setidaknya bila Anda memilih Depok sebagai domisili, Anda harus memiliki 4 – 5 juta rupiah per bulannya agar bisa membiayai hidup selama sebulan.

Batam

Kota Batam menjadi kota kelima di Indonesia dengan biaya hidup yang tinggi, kota yang berada di Kepulauan Riau ini letaknya tidak jauh dari Singapura. Kota Batam mempunyai IHK mencapai 6,3 juta rupiah.

Penyebab tingginya biaya hidup di Batam ini tinggi kurang lebihnya sama dengan Ternate dan Jayapura, yaitu mereka tidak memproduksi sendiri kebutuhan pokoknya dan harus mendatangkan semuanya dari wilayah lain yang berada disekitar. Sudah pasti akan sangat tinggi, mengingat biaya transportasinya yang mahal.

Manokwari

Setelah tadi ada Jayapura, Manokwari adalah kota di Papua selanjutnya yang masuk dalam 10 besar kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia, IHK dari kota ini adalah sebesar 6,2 juta rupiah. Penyebab tingginya biaya hidup di Ternate dan Jayapura ini tinggi kurang lebihnya sama dengan Jayapura, yaitu mereka tidak memproduksi sendiri kebutuhan pokoknya.

Sehingga mau tidak mau harus mendatangkan semuanya dari wilayah Jawa. Sudah pasti akan sangat tinggi, mengingat biaya transportasinya yang mahal. Padahal kota ini terkenal dengan pemandangannya yang sangat indah, namun biaya hidupnya bisa menguras kantong.

Surabaya

Terakhir adalah kota Surabaya yang merupakan ibukota dari Jawa Timur. IHK di kota ini sebesar 6 juta rupiah membuatnya masuk 10 besar kota dengan biaya hidup tertinggi di Tanah Air. Surabaya mempunyai fasilitas yang menyerupai Ibukota Indonesia, yakni Jakarta.

Bahkan, kota ini terbilang kota dengan bisnis berkembang selain DKI Jakarta dan merupakan salah satu kota terbesar di tanah air. Bagi Anda yang ingin berdomisili di Surabaya sebaiknya mempunyai uang sekitar 4 – 6 juta perbulannya.

Selain kota-kota di atas, masih ada Banda Aceh, Pekanbaru dan juga Makassar yang menjadi kota dengan biaya hidup paling tinggi di Indonesia. IHK di masing-masing daerah tersebut tentunya mencapai angka 5 – 6 juta rupiah. Dimana bila Anda ingin tinggal di kota-kota tersebut, jangan sampai kaget karena kebutuhan hidup yang tinggi.