5 Barang yang Bisa Dijadikan Pinjaman Modal Usaha ke Bank

Untuk mendapatkan suntikan dana dalam mengembangkan bisnis, melakukan pengajuan pinjaman ke bank bisa menjadi alternatif. Terpenting Anda memenuhi persyaratan dan memiliki jaminan untuk mendapatkan suntikan modal tersebut. Dengan demikian prosesnya akan semakin lebih mudah dan pencairan tidak lama untuk didapatkan. 

Apa saja sih yang bisa menjadi jaminan untuk pinjaman modal usaha ke bank? Apakah Anda sudah tahu mengenai beberapa jenisnya? Nah, pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai jaminan ke bank untuk mendapatkan modal tambahan. Untuk informasi lebih lengkapnya, yuk simak penjelasannya dibawah ini. 

Barang Jaminan Pinjaman Bank

1. Tanah 

Hal pertama yang bisa menjadi pilihan untuk aset pinjaman itu bisa memilih tanah untuk dijadikan jaminan. Tetapi, dalam tahap ini Anda harus menyertakan dan membuktikan kalau jaminan tersebut benar-benar milik Anda yang bisa dibuktikan dengan memperlihatkan sertifikat yang bisa berupa hak milik, hak guna usaha, dan sebagainya. 

Dalam tahap ini pihak bank akan melihatnya secara lengkap dan jelas, sehingga apabila itu bukan termasuk hak milik Anda akan berpengaruh pada proses pengajuannya. Dengan demikian akan membuat modal yang ingin Anda dapatkan tidak bisa dicairkan. Sehingga perlu legalitas yang jelas dan terbukti kalau itu hak milik yang sesuai dengan legalitas yang ada. 

Jika sudah mempersiapkannya dengan lengkap dan jelas, maka pihak bank tinggal langsung mempertimbangkan dan memperhatikan mengenai hak milik tersebut. Untuk itu, pada tahap ini Anda tinggal menunggu diterima atau tidaknya. Apabila sudah diterima Anda tinggal menanti hasil mengenai jumlah pinjaman yang akan diberikan. 

2.Bangunan 

Apabila Anda mempunyai rumah, gudang, atau pabrik bisa Anda jadikan sebagai bentuk jaminan pinjaman ke bank. Karena hal ini masuk dalam daftar pihak bank yang bisa dijadikan sebagai aset untuk pengajuan modal pinjaman usaha. Jika Anda mempunyai beberapa bangunan tersebut dan ingin mengajukan pinjaman, aset ini bisa menjadi pilihan. 

Prosesnya hampir sama dengan tanah yang harus menyertakan bukti yang sah untuk kebutuhan tersebut. Dalam tahap ini Anda harus mampu memperlihat bukti yang sah apabila bangunan tersebut benar milik Anda. biasanya untuk bangunan itu harus mampu menunjukkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan statusnya tidak dalam sengketa. 

Jika Anda sudah memenuhinya dan tidak ada persoalan mengenai kepemilikan bangunan tersebut, maka Anda sudah memperhatikannya secara menyeluruh. Dalam tahap ini pastikan Anda mempersiapkannya apabila hendak untuk mengajukan pinjaman modal ke pihak bank. 

3. Kendaraan Pribadi 

Selanjutnya barang yang bisa dijadikan jaminan untuk pinjaman ke bank bisa Anda lakukan dengan mengajukan aset bergerak, salah satunya kendaraan bermotor baik mobil atau motor. Aset satu ini termasuk yang banyak dipilih dan digunakan untuk pengajuan pinjaman ke bank, sehingga Anda harus bisa memperhatikannya secara menyeluruh. 

Ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan yaitu mengenai bukti pemilikan kendaraan bermotor (BPKB) dan statusnya sudah lunas tanpa tanggungan. Dalam tahap ini bank tidak ingin menerima sepeda motor atau mobil yang statusnya masih kredit. Karena tindakan tersebut tidak akan disetujui dan ditolak,sehingga pastikan status kendaraannya sudah lunas. 

Apabila masih dalam tahap kredit atau hutang pihak bank tidak ingin terlalu ambil resiko dan membuat permasalahan kemudian hari saja. 

4. Saham atau Surat Berharga 

Tidak hanya itu saja apabila Anda mempunya saham atau surat berharga bisa dijadikan jaminan pinjaman ke pihak bank. Karena prosesnya masih aktif untuk diperjualbelikan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menjadikannya jaminan untuk modal usaha. Kesempatan ini bisa menjadi alternatif untuk mengajukan utang ke pihak bank. 

Apabila Anda tidak mempunyai bangunan, tanah, atau kendaraan bermotor surat-surat ini dapat menjadi jaminan. Langsung saja ke bank dan konsultasikan terlebih dahulu mengenai surat berharga tersebut apabila dijadikan sebagai jaminan pada bank. Dengan demikian pastikan Anda memperhatikannya dan memahami mengenai mekanismenya terlebih dahulu. 

Nantinya apabila Anda menyetujuinya, maka pihak bank akan langsung melihat dan mempertimbangkannya. Prosesnya Anda tinggal menunggu saja dan mengetahui jumlah nominal yang akan diberikan. 

5. Mesin Pabrik 

Bentuk barang jaminan pinjaman lainnya yang bisa Anda lakukan adalah mengajukan pinjaman menggunakan mesin pabrik. Apabila Anda mempunyai barang tersebut dan tidak ingin untuk dijual, langsung saja jadikan sebagai aset pinjaman ke bank. Apalagi jika skala pabrik dalam jumlah yang besar, biasanya pihak bank akan cepat menyetujuinya. 

Karena melihat kemampuan dan kapabilitasnya dalam memproduksinya, apalagi jika pabrik masih terus beroperasi biasanya tidak membutuhkan waktu yang lama untuk pencairan. 

 

Nah itulah beberapa barang yang bisa Anda jadikan sebagai jaminan pinjaman hutang ke pihak bank. Barang-barang diatas dapat menjadi pilihan atau alternatif untuk pengajuan modal usaha tersebut ke pihak bank, namun pastikan semuanya milik sendiri dan tidak status sengketa.